Tampilkan postingan dengan label elektronika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label elektronika. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 April 2011

Pengenalan Komponen Elektronika

   Elektronika adalah suatu bidang teknologi yang berkembang sangat pesat. Perkembangannya menembus bidang-bidang lain, sehingga terdapat di hampir setiap bidang. Untuk menanganinya diperlukan banyak tenaga ahli yang tidak hanya menguasaui teori saja, tetapi juga terampil dalam praktek.
   Macam komponen elektronika sebenarnya tidaklah banyak tetapi dengan menyusun komponen-komponen ini sedemikian rupa akan dihasilkan bermacam-macam rangkaian. 


Untuk mengenal elektronika terlebih dahulu harus mengenal komponen-komponennya. Komponen elektronika terdiri dari dua macam yaitu:

a. Komponen aktif, yaitu komponen yang memerlukan energy dari luar untuk dapat bekerja. Contoh: Dioda, transistor.
b. Komponen pasif, yaitu komponen yang dapat bekerja sendiri, misalnya: kapasitor dan resistor.
Di bawah ini adalah contoh-contoh komponen elektronika yang banyak digunakan dalam praktek sehari­-hari :

Resistor
Di pasaran terdapat berbagai jenis resistor, dapat digolongkan menjadi dua macam ialah resistor tetap yaitu resistor yang nilai tahanannya tetap dan ada yang bisa di­atur­atur dengan tangan, ada juga yang perubahan nilai tahanannya diatur automatis oleh cahaya atau oleh suhu.
   Resistansi resistor biasanya dituliskan dengan kode warna yang berbentuk budaran­ bundaran atau bisa juga gelang warna. Adapun satuan yang digunakan adalah OHM (Ω). Kecuali besarnya resistansi, suatu resistor ditandai dengan toleransinya, juga berupa gelang warna yang dituliskan setelah tanda resistansi.
Bahan pembuat resistor dapat digunakan lilitan kawat tahanan atau dapat pula dengan karbon. Dengan lilitan kawat tahanan, maka kecuali resistansi, juga akan memberikan sedikit induktansi. Pada saat ini resistor yang menggunakan karbon sudah tidak banyak terdapat di pasaran.